Menyambut Si Kecil Trimester Ii : Mengusir Nyeri Punggung

 akan berkurang secara sedikit demi sedikit sesudah ibu melahirkan Menyambut Si Kecil Trimester II : Mengusir Nyeri Punggung
Kabar baiknya ialah nyeri punggung pada ibu hamil akan berkurang secara sedikit demi sedikit sesudah ibu melahirkan. Sementara itu, ada banyak hal yang sanggup ibu lakukan untuk mengatasinya. Berikut yakni caranya :
  1. Berolahragalah. Olahraga teratur memperkuat otot dan meningkatkan fleksibilitas. Olahraga juga sanggup mengurangi tekanan pada tulang belakang ibu. Latihan yang kondusif bagi kebanyakan ibu hamil yakni berjalan, berenang, dan bersepeda statis. Ibu hamil juga sanggup menanyakan pada dokter atau hebat terapi fisik untuk merekomendasikan latihan yang sanggup memperkuat punggung dan perut ibu.
  2. Terapi Panas Dan Dingin. Menerapkan terapi panas dan hambar di punggung sanggup membantu. Coba konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kebidanan, jikalau disetujui mulailah dengan menempatkan kompres hambar (seperti kantong es atau sayuran beku dibungkus handuk) pada tempat yang terasa nyeri sekitar 20 menit beberapa kali sehari. Setelah dua atau tiga hari, beralih ke terapi panas dengan menempatkan bantal pemanas atau botol air panas/hangat pada punggung. Namun hati-hati, terapi panas dan hambar (terutama terapi panas) tidak sanggup diterapkan di perut selama kehamilan.
  3. Konseling. Stres emosional sanggup menjadikan ketegangan otot di punggung, yang sanggup dirasakan sebagai nyeri punggung atau kejang punggung. Jika sakit ibu bekerjasama dengan stres, berbicaralah dengan seorang teman terpercaya atau konselor.
  4. Akupunktur. Akupunktur yakni bentuk pengobatan Tiongkok dimana jarum tipis dimasukkan ke dalam kulit di lokasi tertentu. Penelitian mengatakan akupunktur sanggup efektif mengurangi nyeri punggung selama kehamilan. Jika tertarik untuk mencoba, ibu sanggup berkonsultasi pada akupunkturis.
  5. Chiropractic. Ketika dilakukan dengan benar, manipulasi chiropractic tulang belakang sanggup kondusif selama kehamilan. Tetapi berkonsultasilah dengan dokter kebidanan sebelum mencari perawatan chiropractic.



Perhatikan Postur Tubuh


Postur badan ibu hamil juga berperan untuk mengurangi nyeri punggung pada kehamilan. Silahkan ibu coba tips-tips dibawah ini :
  1. Berdiri Tegak. Memang agak sulit sebab perubahan badan yang ibu alami, tetapi cobalah untuk menciptakan posisi bokong ibu tegak lurus dengan bahu. Saat perut membesar, ibu hamil cenderung merosotkan pundak dan melengkungkan punggung sehingga menempatkan lebih banyak tekanan pada tulang belakang.
  2. Perbaiki Postur Tubuh. Membungkuk sanggup membebani tulang belakang ibu. Jadi, perhatikan postur badan yang sempurna ketika bekerja, duduk, atau tidur. Contoh, tidur menyamping dengan bantal diantara lutut akan mengurangibeban punggung ibu. Ketika duduk di meja, tempatkan gulungan handuk di belakang punggung ibu untuk dukungan. Istirahatkan kaki pada tumpukan buku atau dingklik kecil kemudian duduklah dengan pundak tegak.
  3. Ambil Waktu Istirahat Dari Duduk. Bangun dan berjalan-jalan setidaknya setiap satu jam.
  4. Hindari Berdiri Terlalu Lama. Jika ibu perlu bangun sepanjang hari, cobalah beristirahat siang dengan berbaring menyamping dan menaruh bantal di kaki atas serta cuilan perut.
  5. Pakailah Sepatu Yang Nyaman. Hindari sepatu hak tinggi. Perut yang membesar akan menciptakan keseimbangan ibu hamil terganggu. Mengenakan sepatu hak tinggi tentu akan memperbesar risiko ibu hamil untuk tersandung dan jatuh.
  6. Tekuklah Lutut. Tekuklah lutut (seperti posisi berjongkok) ketika memungut barang. Cara ini sanggup meminimalkan tekanan pada punggung. Atau biarkan orang lain menolong ketika ibu harus mengangkat barang berat.
  7. Bagilah Berat Barang Yang Harus Dibawa. Membawa satu tas belanja di tangan kanan, dan lainnya di tangan kiri akan jauh lebih baik daripada memberi beban berat pada satu tangan saja.
Jika semua cara diatas sudah dicoba, namun nyeri punggung masih sangat mengganggu, pastikan ibu berkonsultasi dengan dokter kebidanan sebelum mengambil obat nyeri. Dalam beberapa kasus, dokter sanggup merekomendasikan obat nyeri yang kondusif selama kehamilan, menyerupai acetaminophen (Tylenol) yang telah terbukti kondusif pada kebanyakan ibu hamil. Namun aspirin dan obat nonsteroidal anti-inflammatory (NSAID) menyerupai ibuprofen (Advil, Motrin) atau nanoproxen (Aleve) tidak disarankan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil Pada Kehamilan Trimester Pertama, Kehamilan Trimester Kedua Dan Kehamilan Trimester Ketiga

Perdarahan Pasca Persalinan

Hamil Di Luar Kandungan (Kehamilan Ektopik)