Cara Menyiapkan Asi Semenjak Hamil
Menyiapkan ASI semenjak hamil yakni salah satu upaya bila ingin sukses menawarkan ASI langsung pada si buah hati kelak.
Tahukah ibu, semenjak usia kehamilan 8 ahad payudara sudah dirangsang oleh hormon kehamilan? Hormon tersebut yakni prolaktin, hormon paling penting dalam pembentukan air susu. Salah satu kiprah prolaktin yakni menjaga keseimbangan jumlah ASI yang diproduksi dengan pemberian hormon estrogen yang dibentuk oleh plasenta.
Oleh karenanya, penting sekali bagi ibu hamil untuk melaksanakan perawatan payudara semenjak hamil supaya IMD (Inisiasi Menyusui Dini) dan pemberian ASI langsung selama 6 bulan sukses, juga sampai si kecil usia 2 tahun.
Sejak bayi lahir, paling tidak mulai hari kedua setelah proses persalinan, ibu sebaiknya melaksanakan beberapa langkah perawatan payudara.
Nah, apa saja yang harus dipersiapkan biar ASI lancar? Berikut ini 4 saran dari ahlinya :
- Tumbuhkan Niat. Dengan niat bulat, ibu akan berpikir optimis. Dari situ terbentuk energi nyata yang akan mensugesti kesiapan semua organ menyusui, sehingga ASI sanggup mengalir lancar. Jika ibu yakin sanggup menyusui, ASI yang keluar akan banyak.
- Hilangkan Stres. Hal ini yang sering kali menjadi momok utama. Untuk itu, ibu dibutuhkan selalu berpikir nyata perihal kehamilan. Jika ada masalah, bicarakan dengan suami, konsultasikan pada dokter kandungan. Yang penting diingat, jangan jadikan kehamilan itu kekang yang tidak sanggup menciptakan ibu bebas aktif. Justru ibu perlu melaksanakan semua hal yang menyenangkan selama hamil, ibarat : jalan-jalan ke mal, berekreasi, berkumpul dengan teman-teman lama, mendalami hobi yang memungkinkan, dan sebagainya. Itu semua sanggup menjaga ketenangan batin ibu hamil.
- Penuhi Kecukupan Gizi. Ibu harus menganut contoh makan gizi seimbang, jadi makanan yang ibu konsumsi harus memenuhi unsur-unsur berikut : karbohidrat untuk tenaga, protein untuk sumber pembangun, serta vitamin mineral sebagai sumber pengatur dan pelindung yang praktis didapatkan dari sayur dan buah-buahan.
- Jalani Gaya Hidup Sehat. Tujuannya biar kehamilan dan persalinan berlangsung lancar dan janin pun berkembang optimal. Hindari makanan atau minuman yang mengandung kafein dan alkohol, serta jauhi asap rokok. Agar stamina badan terjaga, lakukan olahraga secara teratur. Kondisi ibu yang sehat turut meningkatkan produksi ASI.
Jaga Selalu Kebersihan Payudara
Kebersihan payudara, terutama puting susu, tentu perlu dijaga selalu. Sebab kebersihan puting susu akan menciptakan “keran” ASI bebas dari basil dan nanah yang sanggup mengganggu kualitas ASI. Sebaliknya bila tidak dibersihkan, pada puting dan aerola mamae (daerah berwarna lebih gelap sekitar puting) akan menumpuk kerak kotoran.
Cara membersihkannya mudah. Cukup usap lapisan kerak pada puting dengan kapas yang sudah dibasahi dengan baby oil. JANGAN dengan ALKOHOL, alasannya yakni sanggup mengakibatkan puting malah lecet.
Payudara yang terasa segar dan higienis akan memberi pengaruh menenangkan pada ibu. Perasaan nyaman ini akan kuat pada proses menyusui alasannya yakni sanggup merangsang kelenjar-kelenjar susu untuk memproduksi ASI makin banyak dan lancar.
Tata Cara Perawatan Payudara Ibu Hamil
Pemijatan
Bisa dilakukan dikala mandi. Sebelumnya, siapkan air hangat dan air hirau taacuh di wadah terpisah : minyak kelapa atau minyak zaitun atau baby oil; handuk; dan kapas.
Bersihkan payudara dengan air hangat, kemudian massage menggunakan minyak. Pemijatan menggunakan kedua tangan, sekeliling payudara diurut memutar searah jarum jam, kemudian berbalik arah / berlawanan jarum jam. Setelah itu, lakukan pengurutan dari bawah menuju puting, tapi puting tak perlu di massage.
Selanjutnya ketuk-ketuk payudara menggunakan ujung jari supaya sirkulasi darah bekerja baik. Kemudian bersihkan puting dengan kapas dan baby oil. Baby oil berkhasiat melenturkan dan melembabkan puting, supaya kelak puting tak praktis lecet dikala diisap bayi.
Terakhir, bersihkan payudara dan puting menggunakan air hangat dan dingin. Tujuannya, memperlancar sirkulasi darah. Setelah itu, keringkan payudara menggunakan handuk.
Senam Payudara
Senam ini untuk memperkuat otot pektoralis di dada sehingga payudara menjadi padat dan merangsang produksi ASI lebih baik. Ada dua macam senam yang sanggup ibu lakukan. Keduanya praktis dipraktekkan, sanggup dilakukan sebelum atau setelah mandi.
- Posisi Berdiri, asisten memegang kepingan lengan bawah kiri erat siku, sedangkan tangan kiri memegang lengan bawah kanan (seperti orang bersidekap). Kemudian, tekan kuat-kuat ke arah dada dengan cara mempererat pegangan, sehingga otot-otot dasar payudara terasa tertarik. Selanjutnya, lemaskan kembali. Lakukan berulang-ulang sampai 30 kali.
- Pegang Bahu dengan kedua ujung tangan, kemudian siku diputar ke depan sehingga lengan kepingan dalam mengurut (massage) payudara ke arah atas. Diteruskan gerakan tangan ke atas ke belakang dan kembali pada posisi semula. Lakukan latihan ini 20 kali putaran.
Memakai Bra Yang Pas
Untuk mengatasi rasa tak yummy pada payudara yang membesar, pakailah bra yng pas dan sanggup menyangga dengan baik. Jangan gunakan yang ketat atau justru longgar. Bra yang sempit akan menghambat perkembangan kelenjar payudara, sedangkan bra yang longgar akan menciptakan payudara tampak jatuh dan sakit dipakainya.
Jika payudara sangat besar, pilih bra dengan penyangga kawat. Tanpa bra yang menopang dengan baik, payudara yang besar sanggup turun dan membentuk lipatan di kepingan bawah. Bagian bawah lipatan itu kalau tidak rajin dibersihkan akan rentan ditumbuhi jamur.
Pilih bra dari katun atau adonan katun alasannya yakni akan praktis menyerap keringat. Tali pengikatnya pilih yang lebar sehingga sanggup menyangga payudara dengan baik.
Mengatasi Puting Tenggelam
Puting payudara yang karam (inverted), tak perlu dikhawatirkan, juga tak perlu ditarik-tarik. Setelah si kecil lahir, kelenturan puting akan berubah. Saat itulah gres puting boleh ibu tarik dengan nipple puller (bisa dibentuk dari disposable spuit 20cc dengan memotong kepingan ujungnya).
Tapi, tentu bayi tetap harus diberi kesempatan berlatih menyusui di payudara ibu. Seringkali justru lisan bayi yang akan mengeluarkan puting karam itu.
Jika anda membutuhkan warta lebih lanjut mengenai seputar dilema kehamilan, silahkan kunjungi situs berikut ini ... PANDUAN LENGKAP UNTUK IBU HAMIL.

Komentar
Posting Komentar